GOLFUSSID – Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 37 setelah Thom Haye mendapat kartu merah. Malaysia mendominasi dengan 18 tembakan tetapi gagal mencetak gol. Hasil ini membuat Malaysia tetap di puncak klasemen hanya karena unggul selisih gol.
Poin Penting:
- Indonesia bermain dengan 10 pemain sejak menit 37 setelah Thom Haye diusir wasit melalui VAR .
- Malaysia melepaskan 18 tembakan dengan 8 tepat sasaran, tetapi tidak satu pun menjadi gol .
- Maarten Paes tampil brilian dengan beberapa penyelamatan krusial .
- Gol Justin Hubner di menit 4 dianulir karena pelanggaran lebih dulu .
- Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 4 poin; Malaysia unggul selisih gol (+3 vs +2) .

Apa yang Terjadi di Laga Indonesia vs Malaysia?
Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam WIB. Indonesia memulai laga dengan agresif dan sempat mencetak gol pada menit ke-4 melalui Justin Hubner.
Namun, gol tersebut dianulir karena wasit menilai terjadi pelanggaran lebih dulu dalam proses terjadinya gol .
Kartu Merah Thom Haye di Menit 37
Momen paling menentukan terjadi di menit 37. Thom Haye melakukan pelanggaran keras terhadap Arif Aiman. Wasit Ko Hyung-Jin awalnya memberikan kartu kuning, tetapi setelah pengecekan VAR, keputusan diubah menjadi kartu merah .
Sejak saat itu, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 50 menit.
Gol Dianulir dan Peluang yang Gagal
Sebelum kartu merah, Indonesia sempat mengancam melalui sundulan Elkan Baggott yang membentur tiang gawang pada menit 45+6 .
Setelah bermain dengan 10 pemain, Indonesia hampir sepenuhnya fokus bertahan. Peluang-peluang Indonesia di babak kedua sangat minim. Malaysia terus menggempur pertahanan Garuda.
Statistik Pertandingan: Malaysia Dominan vs Ketahanan Indonesia
| Statistik | Indonesia | Malaysia |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 37% | 63% |
| Total Tembakan | 4 | 18 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 1 | 8 |
| Tembakan Melenceng | 3 | 8 |
| Penyelamatan Kiper | 8 | 1 |
Sumber: Flashscore via Inibalikpapan
Cara membaca tabel ini: Malaysia mendominasi hampir dua pertiga penguasaan bola dan melepaskan lebih dari empat kali lipat tembakan Indonesia. Delapan tembakan Malaysia mengarah ke gawang, tetapi Maarten Paes dan pertahanan Indonesia berhasil menggagalkan semuanya. Indonesia hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
Maarten Paes dan Pertahanan Heroik Garuda
Maarten Paes menjadi pemain paling sibuk di laga ini. Kiper yang bermain di MLS itu melakukan sejumlah penyelamatan krusial, terutama setelah Indonesia kehilangan satu pemain .
Pada menit 12, Paes menggagalkan tembakan Arif Aiman. Empat menit kemudian, ia kembali menepis sepakan Faisal Halim .
Di babak kedua, tekanan Malaysia semakin besar. Paulo Josue hampir membuka skor pada menit 63 melalui sundulan yang melayang tipis di atas gawang. Pada menit 74, sontekan Kieran Tierney masih melambung setelah menerima sundulan Bergson da Silva .
Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Kevin Diks juga tampil disiplin di lini belakang. Mereka membantu Paes menjaga gawang Indonesia tetap bersih hingga peluit panjang.
Klasemen Grup A Setelah Laga
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | GF | GA | GD | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Malaysia | 2 | 1 | 1 | 0 | 3 | 0 | +3 | 4 |
| 2 | Indonesia | 2 | 1 | 1 | 0 | 2 | 0 | +2 | 4 |
| 3 | Singapura | 2 | 1 | 0 | 1 | 1 | 2 | -1 | 3 |
| 4 | Bangladesh | 2 | 0 | 0 | 2 | 0 | 4 | -4 | 0 |
Malaysia dan Indonesia sama-sama mengoleksi 4 poin. Malaysia unggul selisih gol karena mengalahkan Bangladesh 3-0 di laga pertama, sementara Indonesia menang 2-0 atas Singapura .
Singapura di posisi ketiga dengan 3 poin, masih memiliki peluang untuk bersaing. Bangladesh sudah dipastikan tersingkir setelah dua kekalahan.
Dampak Hasil Imbang bagi Peluang Indonesia ke Final
Hasil imbang ini membuat persaingan menuju final semakin ketat. Indonesia wajib menang melawan Bangladesh di laga terakhir, dan berharap hasil laga Malaysia vs Singapura menguntungkan.
Skenario paling sederhana: Indonesia menang besar atas Bangladesh, sementara Malaysia gagal menang atas Singapura. Jika itu terjadi, Indonesia bisa finis di puncak grup.
Namun, jika Malaysia menang atas Singapura, Indonesia harus bergantung pada selisih gol. Inilah mengapa kemenangan dengan margin besar melawan Bangladesh menjadi sangat penting .

Apa Kata Pelatih dan Pemain?
John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, belum memberikan komentar panjang setelah pertandingan. Namun, ia terlihat memberikan instruksi intens dari pinggir lapangan sepanjang babak kedua, mengatur pertahanan yang harus menahan gempuran Malaysia .
Dari kubu Malaysia, pelatih Tan Cheng Hoe mungkin merasa kecewa karena timnya gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari 50 menit. Malaysia memiliki peluang emas untuk memuncaki grup dengan keunggulan poin, tetapi gagal mengeksekusi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Mengapa Thom Haye mendapat kartu merah?
Thom Haye awalnya mendapat kartu kuning setelah melanggar Arif Aiman di menit 37. Wasit Ko Hyung-Jin kemudian mengecek VAR dan mengubah keputusan menjadi kartu merah karena pelanggaran dinilai keras .
Apakah Indonesia masih bisa lolos ke final?
Ya. Indonesia masih memiliki peluang. Mereka wajib menang melawan Bangladesh di laga terakhir, dan berharap Malaysia gagal menang atas Singapura. Jika Malaysia menang, Indonesia harus menang dengan selisih gol yang cukup besar.
Siapa yang tampil paling impresif di laga ini?
Maarten Paes. Kiper Indonesia itu melakukan delapan penyelamatan dan menjadi alasan utama Indonesia tidak kebobolan meskipun Malaysia melepaskan 18 tembakan .
Kesimpulan
Hasil imbang 0-0 melawan Malaysia adalah hasil yang pahit sekaligus membanggakan bagi Indonesia. Pahit karena kehilangan poin penuh di kandang. Membanggakan karena 10 pemain mampu bertahan selama lebih dari 50 menit melawan Malaysia yang mendominasi.
Pelajaran utamanya: disiplin bertahan dan kiper yang tampil luar biasa bisa menetralkan dominasi statistik. Malaysia melepaskan 18 tembakan, tetapi Maarten Paes dan lini belakang Indonesia berdiri kokoh.
Bagi pembaca yang mengikuti Liga A FIFA ASEAN Cup 2026, laga Indonesia vs Bangladesh pada 1 Oktober menjadi pertandingan krusial. Indonesia harus menang, dan berharap hasil laga lain menguntungkan. Pantau terus perkembangan klasemen dan jadwal pertandingan selanjutnya.
Redaksi: GOLFUSSID