Jadwal Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Hadapi Jepang, Qatar, Thailand

GOLFUSSID – Timnas Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Indonesia akan menghadapi Jepang pada 11 Januari 2027, Qatar pada 16 Januari, dan Thailand pada 20 Januari. Turnamen berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Poin Penting:

  • Indonesia berada di Grup F bersama Jepang (peringkat 18 dunia), Qatar (juara bertahan), dan Thailand (rival Asia Tenggara) .
  • Jadwal fase grup: vs Jepang (11/1), vs Qatar (16/1), vs Thailand (20/1) .
  • John Herdman sudah memulai persiapan sejak Mei 2026 dengan pemusatan latihan dan pemantauan pemain diaspora .
  • Jay Idzes, Mees Hilgers, Miliano Jonathans, dan Marselino Ferdinan diproyeksikan masuk skuad .
  • Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal psikologis, terutama setelah mengalahkan Thailand di final .

Kapan dan di Mana Indonesia Bermain?

Piala Asia 2027 di jadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 di Arab Saudi. Turnamen ini akan digelar di tiga kota: Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar .

Indonesia akan memainkan seluruh pertandingan fase grup di Jeddah dan Khobar.

PertandinganTanggalStadionKota
Jepang vs IndonesiaSenin, 11 Januari 2027Stadion Prince Abdullah Al FaisalJeddah
Indonesia vs QatarSabtu, 16 Januari 2027Stadion AramcoKhobar
Thailand vs IndonesiaRabu, 20 Januari 2027Stadion King Abdullah Sports CityJeddah

Sumber: ANTARA News, detikSport

Cara membaca tabel ini: Indonesia memainkan tiga pertandingan dalam sepuluh hari. Laga pertama melawan Jepang adalah ujian terberat. Laga kedua melawan Qatar menjadi kunci. Dan juga laga terakhir melawan Thailand berpotensi menjadi penentu nasib.


Siapa Saja Lawan Indonesia di Grup F?

Grup F di sebut sebagai salah satu grup terberat di Piala Asia 2027. Indonesia akan menghadapi tiga lawan dengan karakter yang sangat berbeda.

FaktorJepangQatarThailand
Peringkat FIFA18 55-56 93
Gelar Piala Asia4 kali (terakhir 2011) 2 kali (2019, 2023) Belum pernah
Pemain KunciKaoru Mitoma, Takefusa Kubo Akram Afif —
PelatihHajime Moriyasu Julen Lopetegui Anthony Hudson
StatusJuara terbanyak AsiaJuara bertahanRival Asia Tenggara

Cara membaca tabel ini: Jepang adalah lawan terberat dengan kualitas skuad yang bermain di liga top Eropa. Qatar adalah juara bertahan, tetapi performanya di anggap menurun. Thailand adalah lawan yang paling “terjangkau”, tetapi baru saja kalah di final ASEAN Cup dan pasti ingin membalas.

Jepang — Raksasa Asia dengan Skuad Liga Top Eropa

Jepang adalah tim peringkat tertinggi di Asia. Mereka memiliki empat gelar Piala Asia dan skuad yang tersebar di liga-liga top Eropa: Kaoru Mitoma (Brighton), Takefusa Kubo (Real Sociedad), Wataru Endo (Liverpool), dan Ritsu Doan (Eintracht Frankfurt) .

Indonesia pernah di bantai Jepang 0-6 di kualifikasi Piala Dunia 2026. Itu adalah pengingat keras tentang jurang kualitas antara kedua tim .

Qatar — Juara Bertahan yang Sedang Menurun?

Qatar adalah satu-satunya tim di Grup F yang berstatus juara bertahan. Mereka menjuarai Piala Asia 2019 dan 2023, menjadi salah satu dari hanya lima tim yang sukses mempertahankan gelar .

Namun, pengamat menilai Qatar tidak lagi sekuat dua edisi sebelumnya. “Performa Qatar tidak lagi sekuat beberapa tahun lalu ketika mempersiapkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022,” kata pengamat sepak bola nasional Mohamad Kusnaeni .

Thailand — Rival Asia Tenggara dengan Misi Balas Dendam

Thailand adalah lawan terakhir Indonesia di fase grup. Ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim setelah Indonesia mengalahkan Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 .

Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mengakui Grup F berat. Ia menyebut Qatar dan Jepang sebagai “lawan yang sangat kuat” . Menariknya, Hudson tidak menyebut Indonesia dalam pernyataannya — mungkin karena ia belum ingin membahas laga melawan rival regionalnya.


Apa Kata Pengamat tentang Grup F?

“Grup Neraka” vs “Grup Surga”

Label “grup neraka” muncul setelah undian. John Herdman sendiri menyebut Grup F sebagai “grup neraka” . Namun, tidak semua pengamat setuju.

Mohamad Kusnaeni (Bung Kus) menilai peluang Indonesia masih terbuka. Menurutnya, seluruh peserta Piala Asia adalah tim terbaik Asia, sehingga hampir tidak ada grup yang benar-benar mudah .

Alief Syachviar justru menyebut Grup F sebagai “grup surga”. “Kalau di katakan grup neraka, itu hanya pandangan John Herdman saja. Kalau pandangan saya, tidak benar grup neraka,” katanya. Ia menilai hanya Jepang yang benar-benar dominan, sementara Indonesia bisa bersaing dengan Qatar dan Thailand .

Ronny Pangemanan (Bung Ropan) menyoroti bahwa status underdog justru bisa menguntungkan. “Sebagai tim underdog, kita akan lebih nyaman bermain, karena tidak memiliki beban besar,” ujarnya .


Bagaimana Persiapan John Herdman?

Pemusatan Latihan dan Pemantauan Pemain

Herdman sudah memulai persiapan sejak Mei 2026. Ia menggelar pemusatan latihan untuk mengevaluasi pemain domestik, lalu memadukannya dengan pemain diaspora pada Juni .

“Langkah utama yang perlu kita ambil adalah menilai para pemain domestik kita,” kata Herdman. “Langkah kedua pada bulan Juni adalah memantau para pemain diaspora, pemain yang berbasis di Eropa, dan memadukannya dengan beberapa pemain lokal terbaik kita” .

Siapa Saja yang Diproyeksikan Masuk Skuad?

Herdman menyebut beberapa nama yang akan memperkuat skuad untuk Piala Asia 2027:

  • Jay Idzes — kembali setelah absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera
  • Mees Hilgers — bek yang diharapkan menambah ketangguhan lini belakang
  • Miliano Jonathans — pemain muda yang terus dipantau
  • Marselino Ferdinan — diproyeksikan menjadi bagian dari tim

“Saya pikir kami akan menyambut beberapa pemain baru dalam enam bulan ke depan,” kata Herdman .


Apa Modal Indonesia Menghadapi Piala Asia 2027?

Indonesia datang ke Piala Asia 2027 dengan modal yang tidak dimiliki generasi sebelumnya.

Pertama, gelar FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan atas Thailand di final memberikan kepercayaan diri bahwa Indonesia bisa bersaing di level Asia Tenggara. Calvin Verdonk menyebut gelar ini sebagai “modal berharga” .

Kedua, pengalaman Piala Asia 2023. Indonesia untuk pertama kalinya lolos dari fase grup pada edisi sebelumnya dan mencapai babak 16 besar. Pengalaman ini menjadi fondasi penting .

Ketiga, kedalaman skuad. Kehadiran pemain diaspora seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, dan Calvin Verdonk memberikan opsi taktik yang lebih luas bagi Herdman .

Keempat, format turnamen. Piala Asia 2027 diikuti 24 tim yang terbagi dalam enam grup. Dua tim teratas lolos otomatis, ditambah empat peringkat ketiga terbaik. Ini memberi Indonesia beberapa jalur untuk lolos .

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Indonesia bermain melawan Jepang?

Indonesia akan menghadapi Jepang pada Senin, 11 Januari 2027 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah .

Apakah Indonesia bisa lolos dari Grup F?

Peluang terbuka. Indonesia bisa lolos sebagai dua tim teratas atau sebagai salah satu dari empat peringkat ketiga terbaik. Kunci adalah meraih poin melawan Qatar dan Thailand .

Siapa saja pemain yang akan dipanggil?

Herdman memantau Jay Idzes, Mees Hilgers, Miliano Jonathans, dan Marselino Ferdinan. Beberapa pemain baru juga akan dipanggil dalam enam bulan ke depan .

Apa hasil terbaik Indonesia di Piala Asia?

Babak 16 besar pada Piala Asia 2023. Itu adalah pertama kalinya Indonesia lolos dari fase grup .


Kesimpulan

Timnas Indonesia menghadapi tantangan terbesar dalam sejarah keikutsertaannya di Piala Asia. Grup F berisi Jepang (peringkat 18 dunia), Qatar (juara bertahan), dan Thailand (rival yang baru dikalahkan di final ASEAN Cup).

Namun, peluang tetap terbuka. Format turnamen memberi Indonesia beberapa jalur untuk lolos. Persiapan Herdman sudah berjalan sejak Mei 2026, dengan fokus pada pemaduan pemain lokal dan diaspora. Kehadiran Jay Idzes, Mees Hilgers, dan pemain kunci lainnya akan menambah kekuatan skuad.

Yang perlu diperhatikan: Laga melawan Qatar pada 16 Januari menjadi pertandingan paling krusial. Jika Indonesia bisa meraih poin di laga itu, peluang lolos ke babak 16 besar terbuka lebar. Laga terakhir melawan Thailand bisa menjadi penentu.

Bagi pembaca yang mengikuti Liga dan sepak bola Indonesia, pantau terus persiapan Garuda. Dua pertandingan besar pada November 2026 akan menjadi indikasi seberapa siap Indonesia menghadapi Piala Asia 2027 .

Redaksi: GOLFUSSID

Similar Posts