GOLFUSSID – Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina setelah 21 tahun membela La Albiceleste. Laga perpisahannya berlangsung melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, pada 7 Oktober 2026, yang dimenangkan Argentina 3-1. Messi mengakhiri karier internasionalnya dengan 208 penampilan, 126 gol, dan empat trofi besar: Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022 .
Poin Penting:
- Messi mengumumkan pensiun pada 31 Agustus 2026, dua hari setelah final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol .
- Ia pensiun dalam kondisi masih kompetitif — mencetak 8 gol di Piala Dunia 2026 dan 4 gol dalam satu laga untuk Inter Miami seminggu sebelumnya .
- Kematian ayahnya, Jorge Messi, pada 8 Agustus 2026 mempercepat keputusan yang sudah matang sejak 21 Juli .
- Messi mengakhiri karier sebagai pencetak gol terbanyak dan pemain dengan penampilan terbanyak untuk Argentina .
- Cristian Romero menjadi kapten baru Argentina, dipilih langsung oleh Messi .

Apa yang Terjadi di Laga Perpisahan Messi?
Laga perpisahan Messi berlangsung di Estadio Monumental, Buenos Aires — stadion yang namanya seolah mencerminkan warisan yang ia tinggalkan. Sekitar 85.000 penonton hadir untuk menyaksikan penampilan terakhir sang legenda .
Argentina menghadapi Benin dalam laga persahabatan. Messi tidak tampil sebagai starter, tetapi masuk di babak kedua dan langsung memberikan dampak.
Kemenangan 3-1 atas Benin di Monumental
Argentina memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Gol-gol Argentina dicetak oleh Nicolas Otamendi, Nico Paz, dan Lionel Messi sendiri .
Bagi Messi, ini adalah penutup yang sempurna: kemenangan, gol, dan standing ovation dari pendukungnya sendiri.
Gol dan Assist di Laga Terakhir
Messi mencetak gol melalui titik penalti dan menyumbang dua assist dalam laga perpisahannya . Ia meninggalkan panggung internasional dengan cara yang paling ia kenal: memberikan kontribusi nyata bagi timnya.
Sebelum pertandingan, University of Buenos Aires menganugerahkan gelar doktor kehormatan kepada Messi . Sebuah pengakuan yang jarang diberikan kepada pesepak bola.
Mengapa Messi Memilih Pensiun Sekarang?
Pertanyaan yang paling banyak muncul: mengapa Messi pensiun ketika ia masih bisa bermain di level tertinggi?
Bukan Karena Tidak Bisa Bermain Lagi
Ini adalah poin krusial yang sering dilewatkan. Messi tidak pensiun karena performanya menurun. Ia mencetak 8 gol dan 4 assist di Piala Dunia 2026, membawa Argentina ke final untuk kedua kalinya berturut-turut .
Seminggu sebelum pengumuman pensiunnya, ia mencetak empat gol dalam satu pertandingan untuk Inter Miami melawan CF Montreal . Ini bukan pemain yang sudah habis.
Alasannya lebih filosofis: Messi merasa siklusnya sudah selesai. Setelah Piala Dunia 2026, tidak ada lagi target besar yang tersisa di level internasional. Copa America berikutnya dan Piala Dunia 2030 akan membutuhkan komitmen jangka panjang yang ia tidak ingin ambil .
“Saya memberikan segalanya; tidak ada lagi yang bisa saya berikan, dan selain itu, ada pemain-pemain muda hebat yang muncul dan berhak mendapatkan kesempatan mereka,” tulis Messi dalam pernyataan pensiunnya .
Faktor Kematian Sang Ayah
Surat pensiun Messi sebenarnya sudah di tulis pada 21 Juli 2026, dua hari setelah final Piala Dunia melawan Spanyol. Namun ia menahan publikasinya selama lebih dari sebulan .
Alasannya: ayahnya, Jorge Messi, sedang sakit keras. Jorge meninggal dunia pada 8 Agustus 2026 di Rosario, pada usia 68 tahun .
“Hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, saya bahkan lebih yakin dari sebelumnya,” kata Messi saat akhirnya mempublikasikan keputusannya .
Kematian ayahnya menjadi katalis yang mempercepat keputusan yang sudah matang. Messi menyadari bahwa waktu tidak bisa di tawar lagi.
Kronologi Keputusan Pensiun Messi
Cara membaca timeline ini: Perhatikan jeda antara penulisan surat (21 Juli) dan publikasi (31 Agustus). Messi sudah memutuskan sebelum ayahnya meninggal, tetapi menahan pengumuman karena kondisi sang ayah. Kematian Jorge menjadi konfirmasi bahwa keputusan itu sudah tepat.
Statistik dan Warisan Messi di Timnas Argentina
Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan rekor yang mungkin tidak akan terpecahkan dalam waktu dekat.
| Statistik | Messi |
|---|---|
| Penampilan | 208 |
| Gol | 126 |
| Assist | 70 |
| Hat-trick | 11 |
| Trofi | Piala Dunia 2022, Copa America 2021 & 2024, Finalissima 2022 |
Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah
Messi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina dengan 126 gol. Ia unggul jauh dari Gabriel Batistuta (54 gol) dan Sergio Agüero (41 gol) .
Di level internasional, hanya Cristiano Ronaldo yang memiliki lebih banyak gol (146 untuk Portugal) .
Trofi dan Pencapaian
Messi mengakhiri kutukan 28 tahun Argentina tanpa trofi mayor dengan kemenangan Copa America 2021. Setahun kemudian, ia membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 di Qatar — trofi yang menghapus semua keraguan tentang statusnya sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa.
Copa America 2024 dan Finalissima 2022 melengkapi koleksi trofinya. Total empat trofi mayor dalam empat tahun .
Siapa yang Akan Menggantikan Messi?
Tidak ada satu pemain yang bisa menggantikan Messi secara langsung. Argentina diperkirakan akan membagi tanggung jawab kreatif kepada beberapa pemain dari generasi berikutnya .
Cristian Romero, Kapten Baru Pilihan Messi
Cristian Romero, bek Atletico Madrid, di percaya menjadi kapten baru Argentina. Yang membuat penunjukan ini istimewa: Messi sendiri yang memilihnya .
“Dia (Messi) memilih saya menjadi kapten tim nasional, dan bagi saya, itu adalah tanggung jawab yang besar,” kata Romero .
Romero berencana memimpin dengan cara Messi: tidak menempatkan diri di atas orang lain. “Saya belajar banyak darinya,” ujarnya .
Nico Paz, Franco Mastantuono, dan Julián Álvarez
Tiga nama diproyeksikan sebagai pilar era baru Argentina :
Nico Paz (Como 1907) — gelandang serang dengan visi dan teknik yang di sebut sebagai kandidat paling jelas untuk mewarisi peran nomor 10. Ia bahkan mencetak gol di laga perpisahan Messi melawan Benin .
Franco Mastantuono (Fiorentina) — pemain muda yang sudah mencetak rekor sebagai pemain termuda yang mengenakan nomor 10 Argentina, melampaui rekor Diego Maradona .
Julián Álvarez (Atletico Madrid) — penyerang yang sudah terbukti di level klub dan timnas. Ia menjadi top skor Argentina di beberapa laga kualifikasi Piala Dunia 2026 .
Apakah Messi Masih Akan Bermain di Level Klub?
Ya. Messi masih memiliki kontrak dengan Inter Miami hingga akhir musim 2028 .
Pensiun ini hanya dari timnas Argentina, bukan dari sepak bola profesional. Ia akan terus bermain untuk Inter Miami di MLS dan diperkirakan menjadi pusat proyek klub tersebut, termasuk pembukaan stadion baru Miami Freedom Park .
Namun, Messi sendiri telah mengisyaratkan bahwa karier profesionalnya mungkin tidak akan berlangsung selama yang tertulis di kontrak. Setelah kematian ayahnya, ia menyatakan “keraguan serius” tentang berapa lama lagi ia akan bermain .

Pertanyaan yang Sering Di ajukan
Berapa gol Messi untuk Timnas Argentina?
Messi mencetak 126 gol dalam 208 penampilan untuk Timnas Argentina. Ia adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Argentina .
Apakah Messi akan kembali dari pensiun?
Tidak. Berbeda dari pensiun sementara pada 2016, kali ini Messi menegaskan keputusannya final. Ia meninggalkan timnas setelah mencapai puncak yang tidak mungkin dilampaui lagi .
Siapa kapten baru Argentina?
Cristian Romero adalah kapten baru Timnas Argentina. Ia dipilih langsung oleh Messi bersama pelatih Lionel Scaloni .
Apa trofi yang di menangkan Messi bersama Argentina?
Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022. Total empat trofi mayor .
Kesimpulan
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina bukan karena ia tidak bisa bermain lagi. Ia pensiun karena siklusnya sudah selesai.
Setelah 21 tahun, 208 penampilan, 126 gol, dan empat trofi mayor, Messi memilih untuk pergi di puncak. Ia meninggalkan panggung internasional dengan cara yang paling ia kenal: memberikan segalanya, lalu menyerahkan tongkat estafet kepada generasi berikutnya.
Kematian ayahnya, Jorge, menjadi pengingat bahwa waktu tidak bisa di tawar. Messi memilih untuk tidak memaksakan diri hingga batas yang tidak perlu.
Bagi penggemar sepak bola, warisan Messi di Timnas Argentina akan di kenang lama. Dari debutnya sebagai pemain 18 tahun yang di usir wasit melawan Hungaria pada 2005, hingga mengangkat trofi Piala Dunia di Qatar 2022, perjalanannya adalah salah satu kisah paling lengkap dalam sejarah olahraga.
Bagi pembaca yang mengikuti Liga dan sepak bola internasional, era baru Argentina di mulai sekarang. Cristian Romero memimpin, Nico Paz dan Franco Mastantuono bersiap. Namun satu hal yang pasti: tidak akan ada Messi kedua.
Redaksi: GOLFUSSID