GOLFUSSID – Luis Enrique menargetkan kemenangan saat PSG menghadapi Barcelona di matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB di Parc des Princes. Meskipun ia mengaku sebagai anggota klub Barcelona dan memiliki ikatan emosional yang kuat, Enrique menegaskan bahwa ia kini pelatih PSG dan ingin menang. PSG datang dengan rekor 12 laga tak terkalahkan di Liga Champions, sementara Barcelona membawa 11 kemenangan beruntun di semua kompetisi .
Poin Penting:
- Enrique: “Saya anggota klub Barcelona, tetapi saya pelatih PSG. Saya ingin menang besok” .
- Enrique menyebut Barcelona sebagai “tim yang paling mirip dengan PSG saat ini” .
- PSG kehilangan Nuno Mendes karena cedera paha; Enrique harus mencari solusi di bek kiri .
- Barcelona kehilangan Jules Kounde, Eric Garcia, Andreas Christensen, dan Roony Bardghji .
- Rekor pertemuan: 16 laga, 6 kemenangan masing-masing, 4 imbang, 29 gol masing-masing .

Apa Kata Luis Enrique Menjelang Laga?
Luis Enrique tidak menyembunyikan dilema emosionalnya. Ia pernah bermain dan melatih Barcelona selama enam tahun. Keluarganya orang Catalan. Ia bahkan mengaku sebagai anggota klub .
Namun, ia kini pelatih PSG. Dan ia ingin menang.
“Saya Ingin Menang Besok”
Dalam konferensi pers, Enrique menyatakan dengan jelas tujuannya:
“Saya pelatih PSG. Awalnya, saya merasa sulit bermain melawan Barca, tetapi saya sudah terbiasa. Terlepas dari segalanya, saya ingin menang besok” .
Ia juga menambahkan: “Menghadapi klub yang paling berarti bagi saya sepanjang karier menjadi sumber motivasi besar” .
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Enrique tidak akan membiarkan sentimentalitas mengganggu fokusnya. Baginya, ini adalah pertandingan yang harus dimenangkan, bukan reuni.
Barcelona adalah Tim yang Paling Mirip dengan PSG
Yang menarik, Enrique justru memberikan pujian tertinggi kepada Barcelona. Ia menyebut mantan klubnya itu sebagai “tim yang paling mirip dengan PSG saat ini” .
“Saya suka menyaksikan Barcelona, baik sebagai pelatih maupun sebagai suporter. Luar biasa melihat identitas ini, dan saya rasa kami mirip,” kata Enrique .
Ia juga memuji Hansi Flick: “Flick meningkatkan hasil dari pelatih-pelatih sebelumnya. Dia pelatih hebat, dan caranya menyampaikan sepak bola sangat cocok dengan DNA Barça” .
Bagaimana Enrique Akan Meredam Lamine Yamal?
Lamine Yamal sedang dalam performa terbaiknya. Ia mencatatkan sembilan gol dan 10 assist dari 11 penampilan musim ini . Menghentikannya adalah kunci bagi PSG.
Penguasaan Bola sebagai Senjata Pertahanan
Enrique memiliki pendekatan yang tidak biasa. Alih-alih menugaskan satu pemain untuk menjaga Yamal secara ketat, ia ingin PSG menguasai bola agar Yamal tidak mendapatkannya.
“Cara terbaik untuk bertahan menghadapi Lamine adalah memastikan kami menguasai bola. Selama dia punya bola, segalanya menjadi rumit. Tetapi jika kami memilikinya, semuanya tenang,” kata Enrique .
Ia menegaskan bahwa bertahan melawan pemain sekaliber Yamal tidak bisa dilakukan oleh satu pemain saja: “Kami harus menyelesaikan situasi defensif sebagai sebuah tim” .
Masalah di Sektor Kiri Tanpa Nuno Mendes
PSG menghadapi masalah besar: Nuno Mendes cedera paha dan dipastikan absen . Mendes adalah salah satu dari sedikit pemain yang pernah sukses meredam Yamal. Bahkan Yamal sendiri pernah menyebut Mendes sebagai lawan terberatnya .
Tanpa Mendes, Enrique harus mencari solusi. Laporan menyebut Warren Zaire-Emery, yang biasanya bermain sebagai gelandang, mungkin dipaksa turun sebagai bek kiri . Ini adalah taruhan besar, tetapi Enrique dikenal berani mengambil keputusan taktis yang tidak konvensional.
Kondisi Kedua Tim Menjelang Laga
Cara membaca tabel ini: Kedua tim datang dengan performa luar biasa. PSG tidak terkalahkan di Liga Champions musim ini dan musim lalu, sementara Barcelona menang di 11 pertandingan pertama mereka di semua kompetisi. Namun, kedua tim kehilangan pemain penting di lini belakang. Ini bisa menjadi pertandingan dengan banyak gol.
Rekor Pertemuan PSG vs Barcelona
| Kompetisi | Hasil | Tahun |
|---|---|---|
| Liga Champions (Fase Liga) | Barcelona 1-2 PSG | 2025/26 |
| Liga Champions (Perempat Final Leg 2) | Barcelona 1-4 PSG | 2023/24 |
| Liga Champions (Perempat Final Leg 1) | PSG 2-3 Barcelona | 2023/24 |
| Liga Champions (16 Besar Leg 2) | Barcelona 1-4 PSG | 2020/21 |
| Liga Champions (16 Besar Leg 1) | Barcelona 1-4 PSG | 2016/17 |
Cara membaca tabel ini: Dari 16 pertemuan di kompetisi Eropa, kedua tim sama-sama meraih 6 kemenangan dan 4 imbang, dengan 29 gol masing-masing . Namun, PSG menang di 4 dari 5 pertemuan terakhir. Yang paling ikonik adalah comeback Barcelona 6-1 pada 2017, tetapi sejak itu PSG lebih sering menang, termasuk kemenangan 4-1 di Camp Nou pada 2021 dan 2024.
Mengapa Laga Ini Penting bagi Kedua Tim?
Bagi PSG, kemenangan akan memperkuat posisi mereka sebagai salah satu favorit juara. Mereka sudah mengalahkan Manchester City 4-2 di matchday sebelumnya. Mengalahkan Barcelona akan menjadi pernyataan bahwa PSG adalah tim yang harus ditakuti di Eropa .
Bagi Barcelona, laga ini adalah ujian sesungguhnya. Mereka menang 11 kali beruntun, tetapi sebagian besar melawan tim yang lebih lemah. PSG adalah lawan pertama mereka di level tertinggi musim ini. Kemenangan akan membuktikan bahwa Barcelona di bawah Flick adalah kekuatan yang nyata.

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kapan laga PSG vs Barcelona berlangsung?
Laga berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB di Parc des Princes, Paris .
Siapa saja pemain yang absen?
PSG kehilangan Nuno Mendes karena cedera paha . Barcelona kehilangan Jules Kounde, Eric Garcia, Andreas Christensen, dan Roony Bardghji .
Bagaimana rekor pertemuan kedua tim?
Dari 16 pertemuan di kompetisi Eropa, kedua tim sama-sama meraih 6 kemenangan dan 4 imbang, dengan 29 gol masing-masing. PSG menang di 4 dari 5 pertemuan terakhir .
Apakah Raphinha akan bermain?
Raphinha kemungkinan besar akan masuk starting lineup setelah pulih dari masalah otot. Ia bermain sebagai pengganti melawan Betis dan siap menjadi starter melawan PSG .
Kesimpulan
PSG vs Barcelona adalah pertemuan antara dua tim yang sedang dalam performa terbaik dan memiliki ikatan emosional yang kuat. Luis Enrique, yang pernah menjadi bagian dari Barcelona, kini berdiri di sisi seberang dan menargetkan kemenangan.
Laga ini akan ditentukan oleh duel taktik di lini tengah. Enrique ingin PSG menguasai bola untuk menjauhkan Yamal dari permainan. Flick ingin Barcelona bermain dengan identitas mereka: menyerang, agresif, dan berani.
Tanpa Nuno Mendes, Enrique harus mencari solusi kreatif untuk menghentikan Yamal. Tanpa Kounde dan Garcia, Flick harus menyusun pertahanan yang solid melawan serangan PSG yang tajam.
Bagi pembaca yang mengikuti Liga Champions, laga ini adalah salah satu yang paling dinanti musim ini. Dua tim, satu tiket ke puncak, dan seorang pelatih yang menghadapi masa lalunya sendiri.
Redaksi: GOLFUSSID