Lionel Messi Selangkah Lagi Menjadi Pemilik Klub Spanyol: CD Eldense
Lionel Messi selangkah lagi menjadi pemilik klub sepak bola profesional di Spanyol. Megabintang Inter Miami itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan prinsip untuk membeli 100% saham CD Eldense, klub yang saat ini berkompetisi di kasta kedua Liga Spanyol (La Liga 2) .
Kesepakatan ini menandai langkah besar bagi Messi dalam membangun kerajaan bisnis sepak bolanya. Jika rampung, Eldense akan menjadi klub profesional pertama yang dimiliki secara penuh oleh pemain berjuluk “La Pulga” tersebut .
Inti Kesepakatan
- 100% Saham: Messi setuju untuk membeli seluruh saham CD Eldense dari pemilik saat ini, grup investasi asal Kolombia, TH Soluciones Group S.A.S. .
- Klub Profesional Pertama: Ini akan menjadi klub profesional pertama yang di miliki Messi di Spanyol. Sebelumnya, ia telah membeli UE Cornellà yang bermain di kasta kelima .
- Proses Administratif: Kesepakatan masih menunggu proses uji tuntas (due diligence), penyelesaian prosedur hukum, dan persetujuan dari Dewan Olahraga Nasional Spanyol (CSD) .
- Pengumuman Resmi: Baik pihak Messi maupun perwakilan Eldense telah mengonfirmasi adanya kesepakatan prinsip ini, dengan pengumuman resmi diharapkan dalam beberapa hari mendatang .

Detail Kesepakatan: 100% Saham dan Tantangan Administratif
Kesepakatan ini melibatkan pembelian seluruh saham yang saat ini di pegang oleh Grup TH. Meskipun kesepakatan prinsip telah tercapai, prosesnya belum sepenuhnya selesai. Ada beberapa tahapan penting yang harus dilalui sebelum Messi resmi menjadi pemilik sah .
Tahapan yang masih harus di lalui:
- Uji Tuntas (Due Di ligence): Proses pemeriksaan mendalam terhadap kondisi keuangan dan legalitas klub.
- Prosedur Hukum: Penyelesaian dokumen dan kontrak yang di perlukan.
- Persetujuan CSD: Klub sepak bola profesional di Spanyol membutuhkan otorisasi dari Dewan Olahraga Nasional.
Walikota Elda, Rubén Alfaro, telah mengonfirmasi bahwa pemerintah kota telah di beri tahu mengenai kesepakatan awal ini. Namun, ia juga mengingatkan untuk tetap berhati-hati hingga semua prosedur selesai .
Perbandingan: CD Eldense dan Portofolio Messi
Mengapa Messi Membeli CD Eldense? Melihat di Balik Investasi
Langkah Messi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kerajaan bisnis di luar lapangan. Investasi ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada karier sebagai pemain, tetapi juga mempersiapkan masa depan sebagai pengusaha dan pemilik klub .
Motivasi di Balik Akuisisi:
- Ekspansi Portofolio: Menambah portofolio klub sepak bola yang sudah di milikinya. Ini adalah langkah alami setelah sukses mengakuisisi UE Cornellà .
- Potensi Pertumbuhan: Membeli klub di kasta kedua yang memiliki potensi untuk naik ke La Liga bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan.
- Warisan di Spanyol: Membangun warisan di negara yang menjadi rumah bagi sebagian besar karier sepak bolanya .

Siapa CD Eldense? Klub Kecil dengan Sejarah Panjang
CD Eldense adalah klub dengan sejarah panjang yang berdiri pada tahun 1921. Klub ini berbasis di kota Elda, Provinsi Alicante, yang berpenduduk sekitar 55.000 orang .
Fakta Menarik tentang CD Eldense:
- Sejarah: Klub ini menghabiskan sebagian besar sejarahnya di divisi bawah Spanyol .
- Kebangkitan: Baru kembali ke Segunda División pada musim 2023-2024 setelah absen 59 tahun .
- Musim Sulit: Saat ini, Eldense sedang dalam performa buruk di awal musim, baru mengumpulkan 2 poin dari 4 pertandingan dan memecat pelatih mereka, Claudio Barragán .
- Stadion: Bermarkas di Estadio Nuevo Pepico Amat dengan kapasitas sekitar 5.800 penonton .
Catatan Penting: Tantangan yang Dihadapi Messi:
Meskipun berita ini sangat menggembirakan bagi para penggemar, Messi mewarisi klub yang sedang dalam masalah. Eldense saat ini terpuruk di dasar klasemen Segunda División dan baru saja kehilangan pelatih .
- Prioritas Segera: Hal pertama yang harus dilakukan adalah menstabilkan tim dan memastikan kelangsungan hidup di Segunda División.
- Keterlibatan: Apakah Messi akan terlibat langsung dalam keputusan tim atau menyerahkannya kepada tim manajemen baru masih menjadi pertanyaan.
Redaksi : Golfussid